Berita

Arsjad Rasjid bersama sejumlah anggota Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud/RMOL

Politik

Todung Mulya Lubis Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 21:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengacara senior, Todung Mulya Lubis, masuk komposisi Tim Pemenangan Nasional Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (TPN Ganjar-Mahfud).

Kepastian itu disampaikan Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, saat mengumumkan sejumlah nama baru yang bergabung, di Sekretariat TPN Ganjar-Mahfud, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (25/10).

"Todung Mulya Lubis bergabung bersama kami sebagai deputi hukum TPN Ganjar-Mahfud," kata Arsjad Rasjid.


Todung Mulya Lubis dikenal sebagai pengacara terkemuka di Indonesia.

Pria kelahiran 4 Juli 1949, lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1974) itu melanjutkan Master of Law di University of California at Berkeley, USA, lulus pada 1978.

Kemudian melanjutkan pendidikan Master of Law, Harvard Law School, USA, lulus pada 1980.

Todung meraih gelar doctor of juridical science, University of California at Berkeley, USA pada 1990.

Saat ini Todung Mulya Lubis terdaftar sebagai anggota Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal/HKHPM), International Bar Association (IBA), dan kurator berlisensi dan administrator serta konsultan paten terdaftar.

Dia juga menjalani profesi dosen di beberapa universitas di Indonesia, diantaranya Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya