Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Bisnis

Erick Thohir Kebut 88 Proyek Strategis Sebelum Jokowi Lengser

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 09:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi tanggung jawab Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan selesai pada 2024.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat, setidaknya 90 persen dari seluruh proyek strategis - yang berjumlah 88 proyek- telah rampung. Sisanya, 10 persen, menurut Menteri BUMN Erick Thohir akan diupayakan selesai sebelum pemerintahan Presiden Joko Widodo berakhir.

Dalam siaran pers pada Selasa (24/10), Erick  menegaskan, proyek yang telah diselesaikan merupakan bentuk dukungan BUMN terhadap Pemerintah dalam program strategis yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan di daerah.


Menurutnya, dalam menyelesaikan proyek strategis tersebut, Kementerian BUMN membentuk Strategic Delivery Unit (SDU). SDU ini langsung di bawah Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN untuk mendorong percepatan penyelesaian proyek BUMN tersebut.

"Tugasnya mengawasi tercapainya 88 proyek strategis di bawah Menteri BUMN. Hasilnya efektif. Akhir tahun nanti, sebagian besar proyek strategis itu akan terselesaikan," kata Erick.

Selama empat tahun masa kepemimpinannya, Erick berupaya menggerakan transformasi yang masif untuk mewujudkan Indonesia maju. Langkah transformasi itu dilakukan karena di awal kepemimpinannya menjadi Menteri BUMN, ia menemukan tiga masalah.

Tiga masalah dalam Kementerian BUMN tersebut menurutnya adalah; organisasi Kementerian BUMN yang cenderung birokratis, organisasi BUMN terlalu besar dan tidak fokus, serta tidak adanya satu nilai yang mengikat.

Ia kemudian memperluas cakupan transformasi BUMN seperti memangkas birokrasi di Kementerian BUMN dengan membuat perubahan tata kelola yang signifikan dan dinilai lebih efisien. Ia juga membentuk tim dibawahnya berdasarkan pola kerja korporasi yang memudahkan koordinasi antara BUMN dengan Kementerian BUMN sebagai pembinanya.

Tim tersebut adalah Tim Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-undangan, Tim Bidang  Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Tim Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya