Berita

Ketua Asosiasi Nelayan Lobster Indonesia (ANLI) ex Officio Front Nelayan Sulawesi Selatan, Budi Mulya Rachman (kiri) bersama Ketua FNI Rusdianto Samawa (tengah)/Ist

Politik

Dukung Pasangan Amin, Paguyuban Nelayan Sulsel Berharap Ada Kemudahan Melaut

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 00:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sekitar 31 Paguyuban Badan Otonom Nelayan se-Sulawesi Selatan (Sulsel) di bawah kendali Front Nelayan Indonesia (FNI) yang dipimpin Rusdianto Samawa mendukung pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

Ketua Asosiasi Nelayan Lobster Indonesia (ANLI) ex Officio Front Nelayan Sulawesi Selatan, Budi Mulya Rachman mengaku sudah membulatkan tekad untuk menangkan pasangan Amin.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kami bulatkan tekad mendukung dan memenangkan Pak Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar untuk periode 2024-2029," kata Budi Mulya Rachman dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (24/10).


Menurut dia, nelayan Sulsel secara personal dan kelompok sudah banyak yang memberikan masukan untuk membentuk tim-tim pemenangan pasangan Amin

Lebih lanjut, Budi menyatakan dukungan ini untuk suatu perubahan agar kehidupan nelayan semakin baik.

“Diharapkan jika pasangan Amin menang akan mempermudah nelayan melaut, membatalkan kebijakan Penangkapan Ikan Terukur, membenahi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang memberatkan nelayan, menambah kuota beasiswa pendidikan tinggi bagi keluarga nelayan, benahi perizinan kapal serta peningkatan produktivitas penangkapan ikan,” jelas Budi

Tokoh Nelayan Sulsel itu menyatakan sudah membagi selebaran kepada nelayan untuk bergabung dalam semua simpul relawan pasangan Amin di berbagai kabupaten/kota bahkan desa-desa agar dapat menjangkau masyarakat.

"Kita akan men-support pasangan Amin dengan cara memegang seluruh simpul pengepul-pengepul ikan, pedagang di sejumlah pelabuhan, pengepul lobster, pembudidaya dan petani garam,” ungkap Budi.
 
“Kalau maksimal kita pegang sesuai klaster dan tingkatan, maka pasangan Amin bisa menang telak,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya