Berita

Pendistribusian logistik Pemilu 2024 di Provinsi Lampung/Ist

Nusantara

Mulai Sebar Logistik Pemilu 2024, KPU Lampung Gunakan Gerobak Sapi di Daerah Tertentu

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 02:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung akan segera menerima distribusi logistik terkait Pemilu 2024. Diperkirakan, proses distribusi akan memakan waktu hingga bulan depan.

Hal ini dipastikan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mulai menerima pendistribusian logistik untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang akan disebar ke 15 kabupaten/kota, Senin (23/10).

Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami mengatakan, pihaknya sudah menerima sejumlah logistik tahap I untuk Pemilu 2024 mendatang. Logistik yang diterima di antaranya kotak suara sebanyak 129.804, bilik suara 103.300 buah, tinta 51.650, segel 253.970, dan segel plastik sebanyak 722.550 akan disebar ke 25.825 TPS se-Lampung.


"Oktober sampai November, seluruh logistik mudah-mudahan sudah sampai ke gudang KPU kabupaten/kota," kata Erwan Bustami, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (23/10).

Menurutnya, kondisi geografis Lampung berupa perbukitan, sungai, dan kepulauan menjadi tantangan dalam mendistribusikan logistik Pemilu 2024. Seperti Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.

"Pemetaan kita distribusi yang paling berat logistik ada di Kecamatan Bengkunat, seperti Desa Way Haru, Desa Way Tias, Desa Tanjung Gading, dan distribusinya menggunakan gerobak sapi. Sementara di Pesisir Barat harus menyebrang menggunakan perahu, sehingga harus berhati-hati dengan adanya ombak dikhawatirkan logistik rusak," ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 14.400 plus 44 kotak suara untuk 2.880 TPS telah tiba di KPU Bandar Lampung.

Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triadi mengatakan, saat ini pihaknya baru menerima 14.444 kotak suara, dan masih menunggu 11.520 tinta, segel dan lain-lain. Logistik akan disimpan di dua gudang yang telah disiapkan, yakni di Gudang Kantor KPU dan Gudang BPPLH Bandar Lampung.

"Gudang juga kami perbaiki, kami cat dan pasang valet untuk menghindari faktor-faktor tertentu (berpotensi merusak) seperti cuaca dan lainnya," jelasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya