Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dapat Banyak Bantuan Luar Negeri, Mengapa Pakistan Masih Krisis?

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan mungkin menjadi salah satu negara yang mendapat banyak bantuan luar negeri. Terbaru pada Juli 2023, Dana Moneter Internasional (IMF) menggelontorkan 3 miliar dolar AS untuk membantu Islamabad bangkit dari krisis.

Namun dengan banyaknya bantuan yang diberikan, para ahli cukup sangsi jika Pakistan bisa keluar dari krisis ekonomi parahnya.

Sejumlah pakar kebijakan mengaku menyayangkan tidak efektifnya bantuan asing ke Pakistan selama lebih dari satu dekade terakhir yang sebatas solusi jangka pendek.


Berdasarkan penelitian yang dikutip Greek City Times, bukti empiris menunjukkan bahwa bantuan luar negeri tidak selalu mendorong pertumbuhan ekonomi negara-negara  berkembang, seperti Pakistan.

Meskipun Pakistan merupakan penerima bantuan luar negeri sejak kemerdekaan, bukti menunjukkan bahwa bantuan luar negeri tidak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Pakistan selama beberapa dekade.

Itu lantaran mereka tata kelola pemerintahan dan indikator kebebasan ekonomi mereka masih rendah. Bahkan untuk Pakistan, skor kebebasan ekonominya berada di bawah ambang batas. Terlebih lagi, negara ini berada pada peringkat terendah dalam hal kualitas kelembagaan, dengan nilai indeks korupsi yang tinggi.

Selain itu, bantuan luar negeri melumpuhkan kemampuan Pakistan untuk mengadopsi kebijakan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Terdapat beberapa faktor saling terkait yang membuat bantuan luar negeri untuk Pakistan pada akhirnya tidak bermanfaat.

Pertama, secara historis, sebagian besar bantuan dari Amerika Serikat (AS) ditujukan untuk memperluas kapasitas militer Pakistan dibandingkan berfokus pada pengembangan fasilitas sipil seperti pembangunan sekolah, jalan, atau fasilitas medis.

Kedua, perlunya transparansi yang lebih besar mengenai belanja bantuan luar negeri di Pakistan. Bantuan sering kali perlu dialokasikan secara lebih efisien ke sektor publik dan dialihkan ke proyek-proyek non-pembangunan.

Ketiga, ketergantungan yang berlebihan dan berkepanjangan pada bantuan luar negeri telah menciptakan situasi "moral hazard" bagi perekonomian Pakistan.

Keempat, perekonomian Pakistan perlu melakukan reorientasi, dengan fokus pada penguatan investasi dalam negeri, penanaman modal asing, ekspor, dan stabilitas politik untuk mencapai otonomi ekonomi.

Yang terakhir, ketergantungan terhadap bantuan mempunyai dampak buruk berupa kondisi yang ditetapkan oleh para donor.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya