Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Net

Politik

Sentil PDIP Soal Jokowi Petugas Partai, Demokrat: Urus Jagoan Masing-masing!

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 14:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beberapa pihak terus menggiring opini negatif dengan menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai petugas partai.

Hal itu membuat elite Partai Demokrat, Syahrial Nasution berkomentar.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat itu meminta, lebih baik pihak tersebut mengurus bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) yang telah diusung oleh partai politik (parpol) masing-masing.


"Urus jagoan masing-masing," tegas Syahrial dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/10).

Dia juga meminta pihak-pihak itu tidak mengurusi langkah bakal capres Prabowo Subianto memilih Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres pendampingnya.

Syahrial menegaskan, langkah yang diambil Prabowo tersebut merupakan keputusan politik dari Koalisi Indonesia Maju (KIM)

"Jangan urusi Pak Prabowo memilih Gibran sebagai cawapresnya. Ini keputusan politik KIM, lawanlah dengan politik," ucapnya.

Lebih lanjut, Syahrial menyinggung sikap pihak-pihak tersebut yang justru menyiapkan gorong-gorong serta menggelar karpet merah walikota kepada putra serta menantu Jokowi dulu.

Menurutnya, pihak-pihak tersebut malah mengabaikan kemarahan Partai Demokrat ketika itu.  

"Dulu kalian siapkan gorong-gorong dan karpet merah walikota kepada anak-anaknya Pak Jokowi. Kami marah, Presiden RI disebut petugas partai. Tapi kalian tidak peduli," demikian Syahrial.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya