Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

Fraksi PKS DPR RI: Santri Elemen Penting Menjaga Kemerdekaan Indonesia

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 13:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober memiliki makna penting bagi kebangsaan Indonesia.

Pemilihan tanggal 22 Oktober juga bertepatan dengan peristiwa penting dalam sejarah perjuangan bangsa, yaitu seruan "Resolusi Jihad" yang disampaikan Hadrotus Syaikh Hasyim Asyari dalam mengusir penjajah Belanda dari bumi pertiwi.

"Resolusi Jihad merupakan gerakan bagi para ulama dan santri di pondok pesantren dari berbagai penjuru Indonesia yang mewajibkan setiap muslim membela Tanah Air dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari serangan penjajah," tegas Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, Senin (23/10).


Pada momentum Hari Santri tahun ini, PKS menekankan makna kebangsaan dengan menempatkan santri sebagai elemen penting bangsa Indonesia dalam memperjuangkan, menjaga, dan mengisi kemerdekaan Indonesia.

"Kedua, menempatkan santri dan sistem pendidikan (pesantren) sebagai bagian penting dari sistem pendidikan nasional, bahkan pendidikan pesantren ditempatkan soko guru pendidikan nasional sebagaimana diakui oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara," jelas Jazuli.

Makna kebangsaan ketiga, yakni menempatkan santri sebagai sumber kaderisasi pemimpin bangsa di semua level. Kaderisasi pemimpin yang menjaga semangat nasionalisme religius yang terkandung dalam Pancasila dan pasal-pasal konstitusi negara.

Fraksi PKS sendiri memastikan akan berusaha menjadi yang terdepan dalam memaknai Hari Santri Nasional setiap tahun. Mulai dari menghadirkan kebijakan parlemen yang pro keumatan dan pesantren melalui legislasi, anggaran, dan pengawasan.

"Di antaranya melalui UU Pesantren," tutur Jazuli.

Tidak kalah penting, Fraksi PKS setiap tahun melaksanakan Program Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) di Parlemen, yang tahun ini memasuki seri ke-7.

"Insyaallah launching LBKK ke-7 akan digelar pada Selasa 24 Oktober 2023 dengan seminar nasional bertema Kepemimpinan Santri Mengokohkan Semangat Nasionalisme Relijius," tutup Jazuli.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya