Berita

Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

PAN Bantah Ada Ketegangan di KIM Usai Deklarasi Gibran Cawapres

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 07:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penetapan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 merupakan keputusan bulat parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, KIM mendesain proses penetapan capres dan cawapres ini secara mudah dan sederhana. Setelah dimusyawarahkan semalam, Minggu (12/10), tahap selanjutnya adalah pendaftaran di KPU RI untuk melengkapi seluruh berkas.

"Tidak ada lagi deklarasi. Deklarasinya, ya tadi malam itu. Semua pengurus inti partai KIM hadir lengkap. Deklarasi yang tujuannya sebagai pemberitahuan ke masyarakat sudah tercapai,” kata Saleh dalam keterangan resminya beberapa saat lalu, Senin (23/10).


Saleh juga menegaskan bahwa tidak ada kerenggangan ataupun friksi-friksi dalam koalisi. Bahkan sebaliknya, semua bertekad bekerja keras untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran. Perwakilan partai-partai di tim pemenangan sudah lengkap dan pembagian tugas juga sudah didelegasikan.

"Tidak benar ada ketegangan. Tidak ada perdebatan. Tidak ada selisih pendapat. Isu itu sengaja dihembuskan pihak lain. Wajar saja, dalam pertarungan politik yang dinamis seperti ini, banyak yang merasa kepentingannya terganggu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPP PAN itu berharap semua pihak untuk sama-sama menjaga iklim politik yang kondusif pada Pilpres 2024  

"Kita hanya berharap agar semua pihak menjaga suasana politik tetap teduh. Tidak perlu menebar hoaks. Kalau mau klarifikasi, banyak pihak di KIM yang bisa dimintai keterangan,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya