Berita

Gerakan Aktivis (Gerak) 98 bertemu calon presiden Koalisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Jakarta pada Sabtu kemarin (21/10)/Ist

Politik

Bertemu Ganjar Pranowo, Gerak 98 Peringatkan soal Bangkitnya Kekuatan Neo Orde Baru

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 07:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gerakan Aktivis (Gerak) 98 menyerahkan Enam Mandat Rakyat Rapat Umum Gerak 98 kepada calon presiden Koalisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Jakarta pada Sabtu kemarin (21/10).

Di depan Ganjar, Jurubicara Gerak 98 Lukman Hakim mengingatkan Ganjar terkait sinyalemen menguatnya elemen kekuatan Neo Orde Baru dan anti reformasi, dengan tanda-tanda pemaksaan keinginan tetap berkuasa.

"Situasi ini sama dan sebangun dengan kondisi demokrasi era Orde Baru. Kekuasaan dipergunakan untuk memaksakan kehendak, mempertahankan status quo dan menabrak etika moral politik kehidupan berbangsa,” kata Lukman melalui keterangan tertulisnya, Minggu (22/10).


Penegasan mantan aktivis Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Famred) ini menanggapi putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang diusulkan sebagai bakal calon wakil presiden yang diusulkan oleh Partai Golkar.

Berangkat dari situlah, menurut Lukman, semakin memperkuat dan memantapkan Gerak 98 untuk mendukung duet Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Ganjar-Mahfud adalah pemimpin yang lahir dari proses kepemimpinan, bukan instan, hingga terbentuk karakter kepemimpinan yang beradab, beretika dan bukan kacang yang lupa pada kulitnya,“ kata Lukman.

Gerak 98 adalah kumpulan aktivis 98 yang tergabung dalam berbagai organ mahasiswa seperti Forkot, FKSMJ, Frontjak, Famred, Gempur, Front Kota, FPPHR, Gema IPB, KPMB dan KB UI yang tersebar di berbagai daerah dan bersama elemen rakyat lain menumbangkan rezim bobrok Orde Baru dan memulai era Reformasi.



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya