Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja di Lobi Medical Check Up (MCU) RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10)/RMOL

Politik

Bawaslu Tekankan TNI Harus Netral saat Periksa Bakal Paslon

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 00:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Netralitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memeriksa bakal pasangan calon (bapaslon) presiden dan wakil presiden, ditekankan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pasalnya, tim pemeriksa yang dibentuk pihak Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto menuai sorotan publik terkait netralitasnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, saat mengawasi prosesi tes kesehatan bapaslon presiden dan wakil presiden Koalisi Perubahan, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, di Lobi Medical Check Up (MCU) RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10).


"Yang sekarang periksa kan tim dokter RSPAD, dan banyak yang tentara nasional dan bahkan (berlatar belakang) dokter," ujar Bagja.

Dia menjelaskan, dalam UU 7/2017 tentang Pemilu ditegaskan soal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk TNI dan Polri. Sehingga, dia meminta agar tes kesehatan tidak menunjukkan keberpihakan dan pada akhirnya menimbulkan dugaan pelanggaran pemilu.

"TNI dan Polri enggak boleh memilih. Maka di situ sudah independen seharusnya. Maka sudah bisa kita jawab pasti Independen," tuturnya.

Lebih lanjut, Bagja yang telah menjabat dua periode sebagai Anggota Bawaslu RI memastikan, hasil tes kesehatan bapaslon presiden dan wakil presiden ditentukan tim dokter RSPAD Gatot Subroto.

Namun hingga saat ini, Bagja mengaku belum mendapat indikator-indikator yang menjadi ukuran dalam menentukan kelolosan bapaslon presiden dan wakil presiden dalam tes kesehatan.

"Nanti tim dokter lapor KPU untuk menentukan, apakah lolos tes kesehatan atau tidak," demikian Bagja menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya