Berita

Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman/Net

Dunia

Pangeran Arab Saudi Tegaskan Penolakan Pemindahan Paksa Warga Palestina di Jalur Gaza

SABTU, 21 OKTOBER 2023 | 13:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Arab Saudi menyatakan penolakan terhadap pemindahan paksa warga Palestina di Jalur Gaza.

Hal tersebut disampaikan Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (20/10), setelah melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

Dalam upaya untuk mengatasi situasi konflik yang terus memburuk, MBS mendorong upaya maksimal untuk meredakan kekerasan dan memastikan agar situasi di Gaza tidak semakin memburuk.


“Pangeran MBS menuntut pencabutan pengepungan di Gaza dan mengizinkan bantuan medis dan bantuan masuk ke wilayah Palestina yang diblokade,” bunyi laporan dari Kantor Berita Saudi, mengutip Anadolu Agency, Sabtu (21/10).

Dalam percakapan telepon, kedua pemimpin negara menyatakan keprihatinannya atas dampak kemanusiaan dari konflik Gaza dan menekankan pentingnya semua pihak melindungi warga sipil dan memastikan akses kemanusiaan ke daerah yang terkena dampak.

Sementara itu, Trudeau menegaskan kembali dukungan Kanada terhadap solusi dua negara dan hak Israel dan Palestina untuk hidup damai dan aman.

Pernyataan tersebut dikeluarkan usai Israel melancarkan kampanye pemboman tanpa henti di Jalur Gaza yang menyebabkan pengepungan total di wilayah tersebut, termasuk pemblokiran pasokan makanan, bahan bakar, dan medis.

Tragisnya, konflik itu telah mengakibatkan lebih dari 4.137 warga Palestina tewas, termasuk 1.524 anak-anak dan 1.000 wanita di Gaza, sedangkan lebih dari 1.400 warga Israel juga menjadi korban dalam konflik tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya