Berita

Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia/Net

Bisnis

Di Tengah Gonjang-ganjing Politik, Investasi di Indonesia Tumbuh Positif

SABTU, 21 OKTOBER 2023 | 09:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Realisasi investasi di Indonesia tetap tumbuh positif hingga triwulan ketiga tahun 2023 di tengah gonjang-ganjing politik Indonesia jelang pemilihan presiden 2024.  

Bahkan, pada triwulan ketiga 2023, saat Indonesia riuh dengan teka-teki bakal calon presiden dan wakilnya, realisasi investasi mencapai Rp 374,4 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 516.467 orang.

Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan realisasi investasi triwulan ketiga tersebut tumbuh 7 persen dibandingkan triwulan kedua 2023 (q-to-q) dan tumbuh 21,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy).


"Dari realisasi investasi tersebut, komposisi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 196,2 triliun atau 52,4 persen," katanya dalam siaran CNBC, Jumat (20/10).

Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai sebesar Rp 178,2 triliun atau 47,6 persen. Realisasi PMDN ini tumbuh 9 persen q-to-q dan 28 persen yoy.

Menurutnya, ini adalah pertama kali dalam sejarah di mana saat Indonesia masuk dalam tahun politik tetapi investor global tetap menaruh perhatian dan kepercayaan yang ditandai dengan realisasi investasi tersebut.  

"Jadi, kalau ada orang yang mengatakan di tahun politik terjadi wait and see, itu biasa. Tetapi, yang terjadi bukan wait and see, tetapi mereka malah agresif untuk merealisasikan investasi yang telah mereka komitmenkan,” ujar Bahlil.

Kepercayaan para investor untuk merealisasikan investasinya di Indonesia ini tidak terlepas dari stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terjaga.

Bahlil berharap kampanye politik yang dimulai pada November nanti berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan konflik horizontal di masyarakat. Karena, menurutnya, jika proses politik berjalan baik, maka ekonomi juga berjalan baik dan investor akan terus menaruh kepercayaannya.

"Karena orientasi kita memilih pemimpin itu bagaimana mewujudkan cita-cita founding fathers kita, yaitu kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Bila kondisi politik aman, Bahlil optimistis, target investasi Rp 1.400 triliun bisa tercapai.

Secara keseluruhan sepanjang Januari-September 2023, realisasi investasi telah mencapai Rp1.053,1 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1.365.648 orang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya