Berita

Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia/Tangkapan layar

Bisnis

Investasi di Luar Jawa Raup Rp 545,8 Triliun, Bahlil Harap Indonesia Sentris Bisa Dilanjutkan Pengganti Jokowi

SABTU, 21 OKTOBER 2023 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Investasi di luar Pulau Jawa mengalami peningkatan, bahkan porsinya lebih besar dibandingkan realisasi investasi di Pulau Jawa dalam tiga tahun.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam paparan realisasi investasi yang dikutip dari siaran CNBC,  Jumat (20/10).

Ia mengungkapkan, sesuai data BKPM, sepanjang Januari-September 2023, realisasi investasi di luar Jawa mencapai Rp 545,8 triliun. Sementara, investasi luar Jawa pada keseluruhan tahun 2022 mencapai Rp 636,3 triliun dan Rp 417,5 triliun pada 2021.


Menurutnya, hal ini adalah pencapaian luar biasa di tengah keterbatasan infrastruktur di luar Jawa. Namun begitu, ia juga menegaskan, dominasi tujuan investasi di luar Jawa bukan karena dirinya berasal dari luar Jawa.

“Sekalipun di Jawa cukup bagus dari sisi infrastruktur, dari sisi sumber daya, dan dari sisi logistik,  tetapi kita mampu melakukan penetrasi agar betul-betul di luar Pulau Jawa juga menjadi perhatian khusus. Alhamdulillah, pemerataan terus terjadi. Ini yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden (Joko Widodo), membangun Indonesia tidak boleh Jawa sentris, tetapi Indonesia sentris,” ujar Bahlil dalam konferensi pers.

Pencapaian realisasi investasi di luar Jawa yang terus tumbuh telah terjadi selama 13 triwulan berturut-turut atau tiga tahun berturut-turut. Menurut Bahlil, sebagai putera dari timur, hal tersebut menjadi kebanggaan baginya.

Salah satu yang besar saat ini adalah investasi hilirisasi di Sulawesi dan Maluku Utara.

“Maluku Utara dalam konteks investasi mengalahkan Jawa Tengah. Karena Jawa Tengah enggak masuk (lima besar). Jadi, teman-teman dalam konteks realisasi investasi, sekali lagi dalam konteks realisasi investasi, Maluku Utara masuk lima besar mengalahkan Jawa Tengah yang tidak masuk lima besar,” ujar Bahlil.

Sulawesi Tengah masuk dalam lima besar provinsi dengan realisasi investasi untuk Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar pada triwulan ketiga. Sulawesi Tengah berada pada peringkat kedua setelah Jawa Barat. Sementara, Maluku Utara masuk dalam peringkat ketiga, menyusul kemudian Banten dan DKI Jakarta.

Sedangkan, Kalimantan Timur masuk dalam jajaran lima provinsi dengan realisasi investasi untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terbesar selama triwulan ketiga. Kalimantan Timur berada pada peringkat keempat, setelah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Sementara peringkat ke-5 adalah Provinsi Banten.

"Jadi, kalau saya selesai jadi menteri, kalau orang tanya sama saya, 'Apa Bahlil kau kerja untuk luar Jawa?' Saya mau kasih tahu bahwa tiga tahun berturut-turut (investasi) luar Jawa lebih tinggi," katanya.

Bahlil juga berharap konsep pembangunan dan pemerataan ekonomi Indonesia atau Indonesia sentris bisa dilanjutkan oleh pemimpin Indonesia ke depan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya