Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Tepis Poros Keempat, PAN: Parpol KIM Solid, Tidak Ada Gontok-Gontokan

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 21:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi terbentuknya poros keempat pengusung bakal pasangan calon (bapaslon) presiden dan wakil presiden 2024, ditepis Partai Amanat Nasional (PAN).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno membantah ada keretakan di internal Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Poros baru terbentuk itu tidak benar," ujar Eddy saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).


Lebih spesifik, Eddy juga membantah isu yang menguat tentang perpecahan partai-partai anggota KIM karena putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka tak dideklarasikan menjadi bacawapres Prabowo.

"Hubungan di antara parpol di dalam KIM itu solid, baik, komunikasinya aktif, produktif. Jadi tidak ada yang namanya gontok-gontokan, tidak ada namanya tarik menarik kepentingan, tidak ada yang namanya dinamika di internal, itu tidak ada sama sekali," tuturnya.

Lebih lanjut, Eddy juga memastikan kabar yang beredar menyebut Partai Golkar hingga Partai Demokrat potensi cabut dari barisan koalisi karena Gibran tak jadi bacawapres Prabowo, justru Erick Thohir yang ditunjuk.

"Bahkan, rumor yang mengatakan salah satu atau dua di antara anggota koalisi akan kemudian angkat kaki, tidak ada. Saya bisa pastikan kita semuanya solid," pungkas Eddy.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya