Berita

Situasi di Gaza setelah diserang Israel/Net

Dunia

ASEAN Desak Diakhirinya Kekerasan Israel-Hamas, Minta Bentuk Koridor Kemanusiaan

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 18:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

ASEAN mendesak diakhirinya kekerasan di Timur Tengah di tengah meningkatnya eskalasi antara Israel dan Hamas.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (20/10), para menteri luar negeri ASEAN mengatakan mereka sangat prihatin atas meningkatnya konflik bersenjata di Timur Tengah baru-baru ini.

“Kami mendesak diakhirinya kekerasan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa lebih lanjut dan menyerukan penghormatan penuh terhadap hukum kemanusiaan internasional,” begitu pernyataan tersebut, seperti dikutip Channel News Asia.


Lewat pernyataan itu, ASEAN mengutuk keras tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian dan cederanya warga sipil, termasuk warga negara ASEAN.

“Kami menyerukan semua pihak untuk menciptakan koridor kemanusiaan yang aman, cepat dan tanpa hambatan," tambah pernyataan itu.

ASEAN juga menegaskan kembali dukungan terhadap solusi dua negara untuk Palestina dan Israel sesuai dengan resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Ini akan menjadi satu-satunya jalan yang layak untuk menyelesaikan akar penyebab konflik," imbuh pernyataan ASEAN.

ASEAN juga meminta semua pihak untuk melindungi dan menjamin keselamatan dan keamanan seluruh warga sipil, serta pembebasan seluruh sandera. Mereka juga menekankan kembali komitmennya untuk memberikan bantuan darurat kepada warga negara ASEAN, sesuai dengan pedoman blok tersebut.

“Kami mendesak masyarakat internasional untuk mendukung proses perdamaian guna menjamin perdamaian jangka panjang dan stabilitas di kawasan,” terang pernyataan itu.

Hamas melancarkan serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.400 orang. Sebagai tanggapan, Israel mengepung Gaza. Serangan Israel telah menewaskan 3.700 orang di Gaza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya