Berita

Cuplikan video Duta Besar RI Muhammad Najib saat berkunjung ke Venesia, Italia/Repro

Dunia

Menyusuri Venesia, Kota Pelabuhan Bersejarah di Italia

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 12:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar RI di Madrid, Muhammad Najib membagikan pengalamannya saat berkunjung ke kota pelabuhan bersejarah Venesia di Italia.  

Melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Wisma Duta RI Madrid, tampak Dubes Najib sedang menaiki sebuah perahu kecil dan menyusuri sungai di sana.

Sembari bercengkrama, Dubes Najib mengungkap tujuannya menyusuri Venesia adalah untuk melihat sisa-sisa kejayaan dari kota pelabuhan Venesia yang terkenal pada masanya.


Dia menceritakan bahwa Venesia dahulunya merupakan pelabuhan makmur karena menjadi jalur perdagangan dari berbagai negara, salah satunya China.

"Ini salah satu kota pelabuhan yang sangat makmur karena perdagangan rempah-rempah, dan mereka juga mendapat barang-barang China, seperti porselin atau sutera dan produk-produk lain dari negara Asia," kata Dubes, dalam video yang disaksikan redaksi pada Jumat (20/10).

Kendati demikian, kata Dubes Najib, kota pelabuhan menjadi sepi pengunjung sejak mereka tidak bisa mengakses barang-barang dari Konstantinopel setelah kerajaan itu diambil alih oleh Turki Ustmani.

Kemudian, setelah Kolombus menemukan benua Amerika dan Portugal mengambil barang-barang dari Asia, perdagangan di Venesia pelan-pelan semakin surut dan akhirnya mati.

"Sekarang ini kita melihat sisa-sisa warisan masa kejayaan Venesia," kata Dubes.

Saat ini, lanjut Dubes, Venesia hanya bangunan bersejarah yang khas dengan kanal-kanal dan perahu-perahu kecil yang menjadi transportasi utamanya.

"Mudah-mudahan pada saatnya, saudara-saudaraku sekalian bisa datang ke tempat ini melihat lebih dekat melihat warisan kerajaan Venesia," tutup Dubes dalam videonya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya