Berita

Kunjungan Dubes Penny Williams PSM ke Balikpapan dan Bontang, Kalimantan Timur/Net

Bisnis

Dubes Penny Williams: Perusahaan Australia Dukung Sektor Pertambangan Indonesia

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 09:11 WIB

Perusahaan-perusahaan Australia telah lama hadir di Kalimantan Timur. Baru-baru ini, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM, berkunjung ke Balikpapan untuk mengunjungi perusahaan Australia tersebut.

Kedatangan Dubes Penny disambut baik oleh Wali Kota Balikpapan, Basri Rase. Keduanya kemudian berkeliling  mengunjungi perusahaan-perusahaan Australia di baik yang ada di Balikpapan maupun Bontang.  

"Senang rasanya dapat melihat langsung bagaimana perusahaan-perusahaan terkemuka Australia seperti Thiess dan Orica bekerja sama dengan mitra lokal untuk memberikan layanan dan teknologi pertambangan kelas dunia, guna mendukung sektor pertambangan Indonesia yang sedang berkembang pesat," kata Dubes Penny, dalam rilis Kedutaan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/10).


Selama berada di Balikpapan, Dubes Penny mengunjungi Pusat Pemantauan Global GroundProbe, di mana tenaga ahli geoteknik Indonesia memantau lokasi di seluruh dunia untuk memberikan peringatan dini akan potensi kegagalan dinding di lokasi tambang serta lokasi penting lainnya.

Dubes Penny juga bertemu dengan para siswa yang sedang menyelesaikan program magangnya di Thiess Training Academy, yang telah menghasilkan lebih dari 1.500 lulusan sejak dibuka pada 1992.

Di Bontang, Dubes Penny melakukan tur ke fasilitas produksi Amonium Nitrat (AN) PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI).

 Fasilitas KNI merupakan perusahaan patungan antara Armindo dan Orica. Fasilitas ini memproduksi lebih dari 300.000 ton AN per tahun untuk mendukung kegiatan pertambangan di Indonesia dan internasional.

"Pemerintah Australia dan Indonesia berkomitmen untuk menjalin kerja sama ekonomi yang strategis. Saya bangga melihat kontribusi yang diberikan oleh perusahaan Australia seperti GroundProbe, Orica dan Thiess di Indonesia," kata Dubes Penny.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya