Berita

Senator DKI Jakarta, Fahira Idris/Ist

Politik

Senator Jakarta Ajak Publik Kuliti Gagasan Capres dan Cawapres

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 20:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerima pendaftaran pasangan Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Kamis (19/10).

Selain pasangan Amin, pasangan Capres-Cawapres jagoan PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, juga resmi mendaftar hari ini.

Menurut anggota DPD RI, Fahira Idris, setidaknya ada empat isu besar yang bisa dijadikan bahan bagi publik untuk menguliti pikiran dan gagasan para kandidat.


Pertama, soal pembangunan manusia dan penguasaan Iptek. Kedua, strategi mengimplementasikan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ketiga, strategi pemerataan pembangunan, dan keempat, ketahanan nasional serta good governance.

“Penting juga bagi kita mengamati, mencermati, dan menguliti gagasan para kandidat soal pemerataan pembangunan, agar pendapatan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia berkeadilan, serta mengecilkan kesenjangan antarwilayah," kata Fahira Idris, lewat keterangan tertulis, di jakarta, Kamis (19/10).

Senator Jakarta itu juga menambahkan, sudut pandang para kandidat soal demokrasi dan kebebasan berpendapat, anti korupsi serta reformasi birokrasi, demokratisasi, corak politik luar negeri dan geopolitik, juga layak dibedah.

"Kemampuan memahami pertahanan keamanan juga bisa menjadi dasar bagi kita untuk menentukan kandidat mana yang mempunyai gagasan konkret,” tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya