Berita

Asap hitam mengepul di Gaza akibat serangan Israel/Reuters

Dunia

AS Veto Resolusi DK PBB untuk Jeda Kemanusiaan di Gaza

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 12:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk menyerukan dibentuknya jeda kemanusiaan dalam konflik antara Israel dan Hamas.

Pemungutan suara dilakukan pada Rabu (18/10) untuk draft resolusi yang diajukan oleh Brasil. Pemungutan suara sempat tertunda dua kali selama beberapa hari terakhir karena AS berusaha menjadi perantara untuk membuka akses bantuan ke Gaza.

Sebanyak 12 anggota memberikan suara dukungan, sementara Rusia dan Inggris memilih abstain.


"Kami sedang melakukan kerja keras diplomasi. Kami yakin kita perlu membiarkan diplomasi berjalan," kata Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, seperti dimuat Reuters.

Secara tradisional, AS selalu melindungi Israel dari tindakan Dewan Keamanan apapun. Pada Senin (16/10), resolusi yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan yang diinisiasi oleh Rusia juga telah gagal disahkan.

“Kami sekali lagi menjadi saksi kemunafikan dan standar ganda rekan-rekan Amerika kami,” kata Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia.

Rusia mengatakan pihaknya telah meminta Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang untuk mengadakan sidang khusus darurat mengenai situasi di Gaza

Mereka dapat memutuskan untuk mengajukan rancangan resolusi melalui pemungutan suara di sana, di mana tidak ada negara yang memiliki hak veto. Resolusi Majelis Umum tidak mengikat, namun memiliki bobot politik.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya