Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sudah Sangat Mendesak, PBB Perlu Direstrukturisasi

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 21:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lebih dari 78 tahun berdiri, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai perlu merekonstruksi susunan organisasinya terutama di Dewan Keamanan (DK).

Menurut pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah perombakan PBB sangat dibutuhkan untuk membuatnya menjadi lebih demokratis.

Dikatakan Reza, saat ini pemilik hak veto di DK PBB masih timpang karena belum mewakili seluruh peradaban.


"Sudah sangat mendesak. Sudah harus direstrukturisasi dengan memikirkan peradaban yang tidak terwakili di DK PBB sekarang," tegasnya.

Reza mengatakan, pemilik hak veto saat ini seperti AS, Inggris, Prancis dan Rusia merupakan satu peradaban kulit putih. Sementara China mewakili mandarin.

Menurut Reza, harusnya peradaban berbasis keagamaan bisa mengisi salah satu kursi penting di DK PBB.

"Tidak ada perwakilan peradaban Islam. Padahal penduduk dunia 1,2 miliarnya adalah Muslim. Peradaban Hindu tidak terwakili walaupun dia memiliki umat 1 miliar di dunia," ujar Reza.

Mesir dinilai mampu mewakili peradaban Islam kuno dan terbesar di dunia.

Dia juga menyarankan agar PBB memasukkan negara dengan penduduk terbanyak, seperti India. Serta negara dengan memiliki kontribusi besar bagi pembangunan dan peradaban dunia seperti Jepang, Australia, dan Jerman.

Reza berharap hak veto PBB bisa dihapuskan. Namun jika sulit, maka persetujuan dari hak veto sebelumnya baru bisa berjalan jika telah disetujui oleh lima pemilik veto yang baru.

"Ini bisa Mesir, Jepang, India, dan Australia, serta Jerman," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya