Berita

Ilustrasi Pemilu Serentak 2024/RMOL

Politik

Pengamat: Kombinasi Capres-Cawapres Harus Mewakili Jawa-Luar Jawa

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 17:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden idealnya berasal dari kombinasi Pulau Jawa dan Luar Jawa. Namun sayang, pasangan bakal capres dan cawapres 2024 sejauh ini belum merepresentasikan hal tersebut.

Pandangan tersebut disampaikan pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Alfan Alfian mencermati bursa Pilpres 2024 di detik-detik pendaftaran ke KPU RI.

"Pasangan presiden dan wakil presiden yang ideal tercatat dalam sejarah ialah Sukarno-Hatta yang merepresentasikan tokoh Jawa dan luar Jawa. Sehingga kalau ada cawapres dari luar Jawa itu dalam benak publik dianggap sudah selayaknya," kata Alfan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/10).


Alfan memandang, tokoh luar Jawa memiliki kemampuan yang baik dalam memimpin bangsa. Keterwakilan tokoh luar Jawa juga akan memberikan banyak dampak positif dari sisi kebersamaan, persatuan, dan pemerataan pembangunan.

"Jadi kalau cawapres dari luar Jawa, sudah sangat pas apabila direfleksikan dengan pengalaman sejarah kita," ucap Alfan.

Selain itu, kehadiran tokoh dari luar Jawa juga memberikan bukti bahwa komitmen pasangan capres-cawapres dalam membangun Indonesiasentris.

"Tampilnya tokoh dari luar Jawa sebagai cawapres tentu mengingatkan kita pada Bung Hatta yang juga tokoh nasional dari Sumatera dan visioner dalam pengembang ekonomi bangsa," tutup Alfan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya