Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

MUI Dukung Menteri Spanyol Seret Israel ke ICC

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 13:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana Menteri Sosial Spanyol, Ione Belarra untuk menyeret Israel, utamanya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mendapat apresiasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Ketua MUI Bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (18/10).

Menurut Sudarnoto, seluruh negara yang sehat akan setuju dengan tindakan Spanyol yang menganggap Israel telah melakukan kejahatan perang sehingga patut mendapat hukuman berat.


"(MUI) mendukung dan mengapresiasi pemerintah Spanyol yang akan menyeret Israel ke mahkamah pengadilan internasional (ICC)," ungkapnya.

Sudarnoto kemudian mengajak seluruh negara, termasuk Indonesia bersama-sama mencari jalan agar bisa menyeret Israel ke ICC atas kebengisan yang diperbuat kepada rakyat Palestina.

"Langkah ini penting untuk menegaskan bahwa kita semua harus melindungi kemanusiaan meskipun dalam keadaan perang," tegasnya.

Selain itu, Sudarnoto juga kembali mendesak agar Dewan keamanan PBB dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera bertindak, mengingat jumlah korban di Jalur Gaza semakin meningkat.

"(DK PBB dan OKI) jangan diam dan beretorika. Harus ada langkah konkret untuk kemerdekaan Palestina," tegasnya.

Inisiasi untuk menyeret Israel ke ICC dikeluarkan oleh Ione Belarra dalam unggahan di platform X. Belarra menyebut Israel telah melakukan kejahatan perang, begitu juga Uni Eropa dan AS yang diduga terlibat di dalamnya.

Belarra yang juga seorang aktivis perdamaian menyebut Israel telah menggunakan serangan mendadak Hamas pada Sabtu lalu (7/10) sebagai alasan untuk membenarkan kejahatan Israel secara keseluruhan dan pembantaian di Gaza sangat tidak bisa diterima.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya