Berita

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah/Net

Dunia

Teuku Rezasyah: Israel Bisa Menangkan Perang di Gaza dalam Beberapa Hari

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 12:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dengan teknologi militer canggih dan taktik bumi hangus, Israel diperkirakan mampu memenangkan perang di jalur Gaza dalam beberapa hari ke depan.

Menurut penilaian pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah secara teknis Israel sebenanarnya sudah menang. Mereka memiliki menajemen militer yang baik,  teknologi canggih hingga penguasaan hubungan internasional yang jauh lebih unggul dibanding Palestina.

"Manajemen Israel luar biasa, dia punya informasi yang sangat canggih. Dia punya kemampuan remote sensing yang luar biasa, dia punya teknologi yang tepat untuk melakukan itu (bumi hangus)," ungkapnya dalam podcast Deddy Corbuzier "Close the Door" pada Selasa (17/10).


Reza memperkirakan, kemenangan Israel dengan teknik bumi hangusnya dapat tercapai kurang dari satu minggu sebelum hari ulang tahun PBB pada Selasa mendatang (24/10).

"Beberapa hari, kurang dari satu minggu, itu tanpa intervensi dari pihak luar, Israel akan memproklamirkan kemenangannya sebelum hari PBB 24 Oktober," kata Reza kepada presenter kondang yang kerap dipanggil "Om Ded" itu.

Dalam pendapatnya, Reza mengatakan lokasi deklarasi kemenangan diperkirakan bakal berlangsung di atas kapal induk Amerika Serikat yang saat ini berada di Israel.

"Pada saat yang sama, Israel akan memberikan tuntutan-tuntutan dan juga konsensi dan prasyarat seperti apa yang diharapkan. Kapal induk AS ada di sana, kemungkinan statement-nya akan dibuat di sana," jelas Reza.

Dia menambahkan, apabila skenario ini terjadi maka perang kemungkinan besar akan selesai. Sementara Hamas serta rakyat Palestina disinyalir akan terpinggirkan ke negara-negara tetangga.

"Seperti harapannya Benjamin Netanyahu, Hamas dan Palestina menjadi penduduk di wilayah-wilayah Arab sekitar Israel dan Israel akan mendapatkan seluruh wilayah yang diyakininya adalah hak dia," jelasnya.

Kendati demikian, Reza menyebut, perkiraan kemenangan Israel merupakan perhitungan semata. Namun dia juga tidak memungkiri bahwa Hamas bisa jadi memenangkan perang ini.

"Secara akal sehat, Israel akan menang, tetapi kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi ke depan. Bisa jadi Hamas memiliki energi lebih, atau mungkin kalah tetapi berhasil menarik banyak simpati dunia," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya