Berita

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto dalam pertemuan dengan delegasi Rusia yang dipimpin Deputy Minister of Agriculture of the Russian Federation, Sergey Levin/Net

Bisnis

Bertemu Delegasi Rusia, Indonesia Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Menjaga Ketahanan Pangan

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 09:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia dan Rusia terus meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan dalam upaya kedua negara menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global.

Berbicara dalam pertemuan Plenary Session Russia-Indonesia: Strategic Partnership in the Sphere of Agriculture dan Business Exhibition yang digelar di Jakarta, Senin (16/10), Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, menyampaikan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Ia mengatakan, untuk memperkuat ketahanan pangan diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dalam maupun luar negeri.


“Acara pada hari ini sangat penting untuk meningkatkan kerja sama ketahanan pangan antara Indonesia dan Rusia," kata Andriko, di hadapan delegasi Rusia yang dipimpin Deputy Minister of Agriculture of the Russian Federation, Sergey Levin, seperti dimuat situs Bapanas, Selasa (17/10).

"Indonesia terus memperkuat cadangan pangan pemerintah dimana beberapa cadangan pangan tersebut masih dilakukan importasi disamping mendorong produksi dalam negeri. Untuk itu, kerja sama dengan Rusia dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah, yang tentunya dengan harga kompetitif," ujarnya.

Kerja sama ini, katanya tentunya harus mengutamakan prinsip adil, berkelanjutan dan saling menguntungkan antara Rusia dan Indonesia.

Disamping pembahasan ekspor dan impor, Andriko juga menekankan pentingnya transfer teknologi dan pengetahuan antara Indonesia dan Rusia terkait pengembangan komoditas pangan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya