Berita

Angkatan Darat AS melakukan push-up selama tes kebugaran fisik/Net

Dunia

Hampir 70 Persen Tentara AS Alami Obesitas

SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan yang dirilis American Security Project (ASP) menyebut bahwa hampir 70 persen pasukan militer AS yang aktif bertugas mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Saat ini militer AS berjumlah 1,4 juta personel. Menurut laporan ASP hampir satu juta dari mereka memiliki berat badan berlebih.

"Tujuh dari 10 anggota aktif militer AS mengalami obesitas," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat The Defense Post pada Selasa (17/10).


Berdasarkan indeks massa tubuh (BMI) yang dihitung berdasarkan usia, tinggi dan berat badan seseorang, tingkat obesitas telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.

"Sepuluh tahun lalu, tingkat obesitas mencapai 10,4 persen, saat ini telah naik menjadi 21 persen," tambahnya.

Menurut Kepala ASP, Matthew Wallin, data tersebut menunjukkan masalah besar bagi militer AS, karena obesitas menurunkan kesiapan tempur tentara.

“Pada saat kita sedang berjuang untuk merekrut tenaga kerja yang memadai untuk militer, peningkatan angka obesitas sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Wallin mendesak agar Badan Kesehatan Militer menetapkan obesitas sebagai penyakit kronis di seluruh angkatan bersenjata dan mencari pengobatan yang tepat.

"Pihak militer juga harus meningkatkan kesadaran akan dampak buruk dari obesitas, terutama selama misi tempur," pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya