Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Ajak Rakyat Tidak Bermusuhan dalam Kompetisi, Pengamat: Citra Prabowo Sudah Lebih Simpatik

SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pesan positif untuk tidak membuat kompetisi Pilpres 2024 berujung permusuhan yang disampaikan bakal calon presiden Prabowo Subianto, sudah tepat dan patut diapresiasi.

Menteri Pertahanan itu mengatakan, dalam setiap kompetisi sangat bisa terjadi perdebatan sesama pesaing. Namun, ia menyarankan agar tetap dewasa dalam berkompetisi.

"Kompetisi itu bagus tetapi di ujungnya tidak boleh menjadi permusuhan," ujar Prabowo.


Prabowo bersyukur, bangsa Indonesia memiliki karakter yang selalu merangkul. Meski marah-marah dan bertarung hebat dalam kompetisi, namun ketika sudah selesai bisa kembali akur.

"Kita bersyukur bangsa Indonesia punya suatu adat, kebiasaan lain. Kita beda-beda pendapat kadang-kadang pukul meja, tapi ujungnya ya udah gimana sih lo kan temen, ngapain kita ribut-ribut," katanya.

Bagi pakar politik Kennedy Muslim, pesan itu juga membuktikan perubahan gaya berpolitik Prabowo, yang belakangan lebih mengedepankan pesan-pesan persatuan nasional.

"Perubahan citra dan pesan kampanye Prabowo yang lebih simpatik mengedepankan narasi persatuan sangat positif," ujar Kennedy dalam keterangannya, Selasa (17/10).

Lanjutnya, narasi persatuan nasional yang digagas Prabowo juga makin menguatkan posisinya sebagai kandidat politik jalan tengah.

"Posisi Prabowo sebagai kandidat jalan tengah juga merupakan salah satu faktor yang membantu secara elektoral di kompetisi pilpres kali ini," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya