Berita

Presiden Joko Widodo berpidato di hadapan relawan dalam acara Rakernas VI Projo di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (14/10)/Repro

Politik

Di Rakernas Projo, Jokowi Minta Pemimpin Indonesia Mendatang Banyak Kerja Sedikit Bicara

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 23:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemimpin Indonesia pada masa mendatang harus dituntut lebih banyak bekerja. Bukan pemimpin yang justru lebih banyak bicara tapi sedikit bekerja.

Itulah impian Presiden Joko Widodo saat berbicara di hadapan ribuan relawan Pro Jokowi (Projo) dalam rapat kerja nasional (Rakernas) VI di Indonesia Arena, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (14/10).

"Sekali lagi, rakyat butuh pemimpin yang tidak banyak bicara, tetapi banyak kerja. Yang mau bekerja untuk rakyatnya, yang mau bekerja untuk bangsanya, yang mau bekerja untuk negaranya," kata Jokowi.


Lebih spesifik, Jokowi menyebut pemimpin Indonesia ke depan tidak mudah ditekan oleh pihak luar.

Apalagi tantangan besar menanti menuju Indonesia Emas 2045. Mulai dari bidang pertanian, perkebunan, pertahanan, sampai segala aspek.

Karena itu, ditegaskan Jokowi, butuh nyali besar dalam memimpin Indonesia.

"Ditekan saja takut, ditekan saja mundur, ndak, kita membutuhkan, sekali lagi, pemimpin yang punya nyali besar. Karena tantangan yang kita hadapi makin kompleks. Dan ingat, pemimpin kita, presiden kita ini memiliki tanggung jawab untuk membawa kapal besar Indonesia yang penduduknya sudah 278 juta," kata Jokowi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya