Berita

Penandatanganan kerjasama Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Qoumas dengan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/10)/RMOL

Politik

Komitmen Kawal Pemilu untuk Selamatkan Bangsa, PBNU Teken Kerja Sama dengan KPU

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 18:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kerja sama kelembagaan dilakukan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dengan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari.

Gus Yahya menjelaskan, kerja sama yang dilakukan PBNU dengan KPU RI merupakan bentuk komitmen mengawal Pemilu Serentak 2024 yang ditujukan untuk menyelamatkan bangsa.


"Alhamdulillah pada hari ini ada kesepakatan yang resmi dengan KPU sehingga sinergi antara apa yang diupayakan oleh NU dengan apa yang menjadi agenda dari KPU bisa lebih dijamin dan dikuatkan," ujar Gus Yahya.

Kakak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu menyatakan, PBNU telah mensosialisasikan Pemilu Serentak 2024 kepada para pengurus NU di daerah.

Dalam sosialisasi yang dilakukan, Gus Yahya mengatakan, topik utama yang diangkat adalah kepentingan NU menyelamatkan bangsa dan negara.

"Tak lebih dan kurang. Apapun yang dipikirkan oleh NU harus didasarkan pada pertimbangan keselamatan bangsa dan negara. Langkah-langkah yang diambil harus berdasarkan pada pertimbangan keselamatan bangsa dan negara," ungkapnya.

"Karena, NU telah menjadikan tanggung jawab atas kesentosaan atas bangsa dan negara ini sebagai salah satu tanggung jawab utamanya," tambah Gus Yahya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU RI Hasyim Asyari mengucapkan terima kasih atas inisiasi kerja sama yang dibuat PBNU. Karena dengan hal ini diharapkan bisa mendukung suksesi pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Dia melihat PBNU sebagai bagian terpenting dalam pembangunan demokrasi Indonesia, karena memiliki struktur organisasi sampai ke tingkat ranting, dan memiliki basis pemilih yang cukup besar.

"Kami berharap bahwa NU sebagai jemaah maupun jamiyah memberikan kontribusi besar di dalam perkembangan demokrasi khususnya untuk pemilu 2024 nanti," ucapnya.

"Oleh karena itu, kami mohon dukungan dan doa kepada para kiai di keluarga besar NU untuk kesuksesan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan di 2024," demikian Hasyim.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

BNI dan Universitas Terbuka Perkuat Digitalisasi Dana Riset

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:10

KPK Agendakan Ulang Periksa Budi Karya Pekan Depan

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:05

BGN Tegaskan Jatah MBG Rp8–10 Ribu per Porsi, Bukan Rp15 Ribu

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:52

PDIP Singgung Keadilan Anggaran antara Pendidikan dengan MBG

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:30

Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Nadiem dan Harga Chromebook Dinilai Wajar

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:20

Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Rutenya

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:18

Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:11

Meksiko Jamin Piala Dunia 2026 Aman usai Bentrokan Kartel

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:00

5 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan agar Tubuh Tetap Bugar

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:54

Selengkapnya