Berita

Penandatanganan adendum antara bank bjb dan TNI Angkatan Darat di Gedung Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (12/10)/Ist

Bisnis

TNI AD dan bank bjb Teken Adendum Perjanjian Kerja Sama

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan antara bank bjb dan Mabes TNI AD. Penandatanganan adendum tersebut dilakukan Direktur Konsumer & Ritel bank bjb, Suartini dengan Aspers TNI AD, Mayjen Agus Prangarso, di Gedung Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Suartini menyampaikan, penandatangan adendum ini sebagai bukti bank bjb mendukung TNI AD dalam memperoleh layanan perbankan yang mudah dan optimal. Juga, menandai sinergi yang lebih erat antara perusahaan dengan TNI AD.

“bank bjb optimis perpanjangan kerja sama ini akan semakin mempererat hubungan bank bjb dan TNI yang selama ini telah terjalin sangat baik," kata Suartini.


Sebagai salah satu perbankan nasional terbesar, bank bjb akan terus mendukung TNI untuk memanfaatkan berbagai produk dan layanan kredit konsumer dan ritel, kredit kepemilikan rumah (KPR), pengelolaan keuangan melalui berbagai produk simpanan bank bjb, hingga pengelolaan dana pensiun melalui pemanfaatan program DPLK bank bjb (bjb Siap).

Sebagai informasi, tercatat penyaluran kredit konsumer bank bjb untuk para Anggota TNI telah berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di Jawa Barat dan Banten.

"bank bjb senantiasa mendukung TNI AD dan seluruh anggotanya melalui layanan perbankan yang inovatif, mudah dan cepat," demikian Suartini.

Penandatanganan adendum tersebut turut dihadiri Pemimpin Divisi Kredit Ritel, Rudy Purwadhi; Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan, Isa Anwari; Pemimpin Unit DPLK, Herfinia beserta jajaran.

Sementara dari TNI AD, Irpers Itum Itjenad, Waaspers Kasad Bidang Binwatpers, Dirkuad, Dirkumad, Tim Pokja TNI AD, dan Paban VII/Binjahril Spersad.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya