Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal dan Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha/Ist

Dunia

Kemlu: Masih Ada WNI Masuk ke Israel dan Palestina di Tengah Konflik

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 17:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri RI mencatat masih ada warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan ke wilayah Israel dan Palestina di tengah pertempuran yang terjadi antara militer Israel dan Hamas.

Meski telah mengeluarkan imbauan perjalanan, Kemlu menyebut ada beberapa WNI yang memasuki wilayah konflik.

"Kami mencatat bahwa masih ada beberapa WNI yang masuk ke wilayah konflik tersebut dan ini tentu membahayakan," tegas Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha dalam press briefing di Kemlu RI, Jakarta Pusat pada Jumat (13/10).


Sementara itu, Judha mengatakan pihaknya juga telah memfasilitasi kepulangan wisatawan religi dari wilayah konflik.

Sebanyak 231 wisatawan religi dipulangkan melalui Yordania dan diterbangkan ke Indonesia pada 9 Oktober 2023 dengan selamat. Beberapa hari setelahnya, 11 Oktober 2023, sebanyak 38 WNI telah keluar dari wilayah Yordania dan kembali ke Indonesia.

Kemudian pada 12 Oktober 2023, terdapat 44 WNI yang dipulangkan ke tanah air.

"Saat ini masih ada 35 WNI kita yang melakukan wisata religi dan akan kita fasilitasi (kepulangannya) pada tanggal 14 Oktober," tambah Judha.

Judha juga mengimbau agar WNI tidak melakukan perjalanan ke wilayah konflik untuk sementara waktu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya