Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril dan Airlangga Bisa Jadi Kuda Hitam Cawapres Pendamping Prabowo

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 15:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dua nama ketua umum partai koalisi bisa saja menjadi kuda hitam yang akan menduduki posisi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto. Terlebih jika Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka gagal diusung.

Kedua nama itu adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai Yusril merupakan nama yang patut dipertimbangkan Prabowo. Pasalnya, mantan Menkumham itu bisa melengkapi dari sisi administrasi negara dan hukum.


"Ia juga memiliki pengalaman mendampingi presiden sejak masa Soeharto. Jadi menurut saya, Yusril akan lengkap bila kemudian dipilih oleh Prabowo sebagai cawapres," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/10).

"Namun ada kondisi yang patut dipertimbangkan, catatannya jika 3 unggulan kandidat cawapres teratas (Gibran, Khofifah dan Erick Thohir) akhirnya tidak dipilih oleh Prabowo,” sambung pria yang akrab disapa Hensat itu.

Selain Yusril, ada juga nama Airlangga Hartarto. Menko Perekonomian tersebut, kata Hensat, memiliki kekuatan dari segi ekonomi dan memiliki kendaraan partai yang besar.

“Dengan begitu, Prabowo tinggal memilih siapa yang tepat mendampinginya,” ujar founder lembaga survei Kedaikopi ini.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya