Berita

Demonstrasi pro-Palestina di Paris, Prancis pada Kamis, 12 Oktober 2023/Net

Dunia

Demo Pro-Palestina di Prancis Diwarnai Gas Air Mata

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 13:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi demonstrasi pro-Palestina di Paris, Prancis menjadi kacau setelah polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para demonstran.

Ratusan demonstran pro-Palestina dari berbagai kelompok berkumpul di pusat kota Paris pada Kamis (12/10). Mereka tetap melakukan aksi solidaritas mendukung rakyat Palestina meski mendapat larangan dari otoritas setempat.

"Israel pembunuh" dan "Macron kaki tangan" diteriakkan oleh demonstran.


"Kita hidup di negara hukum perdata, negara di mana kita punya hak untuk mengambil sikap dan berdemonstrasi. (Tidak adil) melarang satu pihak dan mengizinkan pihak lainnya," kata seorang demonstran, Charlotte Vautier, seperti dimuat Reuters.

Otoritas Prancis telah melarang dua aksi demo pro-Palestina di Paris pada Kamis. Larangan diberikan dengan alasan khawatir khawatir ledakan memburuknya situasi dan mengganggu ketertiban umum.

Sementara itu, Presiden Emmanuel Macron meminta warga untuk menjaga persatuan.

“Peristiwa ini merupakan gempa bumi bagi Israel, Timur Tengah, dan sekitarnya. Jangan sampai kita menambahkan perpecahan dalam negeri dengan perpecahan internasional. Perisai persatuan akan melindungi kita dari kebencian dan ekses," ujarnya.

Macron mengatakan pemerintah telah bertindak untuk meningkatkan perlindungan polisi terhadap situs-situs Yahudi, termasuk sekolah dan sinagog, serta tidak ada pembenaran atas kekejaman tersebut.

Prancis adalah rumah bagi komunitas Muslim dan Yahudi terbesar di Eropa. Sehingga konflik Timur Tengah seringkali memicu ketegangan dalam negeri di masa lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya