Berita

Presiden Joko Widodo dan Plt Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi di Indramayu/Bapanas

Bisnis

Harga Gabah Mulai Baik, Bapanas Dorong Pemerataan Pupuk Ke Petani untuk Tingkatkan Produksi

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 12:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah berkomitmen mendukung petani untuk terus bergairah menanam dan meningkatkan produksi, termasuk menyalurkan pupuk bersubsidi secara merata.

Kepala Badan Pangan Nasional dan Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi, mengatakan harga gabah yang saat ini sangat baik menjadi salah satu penyemangat bagi petani, yang membuat pemerintah semakin terpacu untuk terus mendukung penyaluran dan pemerataan pupuk.

"Hari ini sedulur petani senang dengan harga gabah yang baik, sehingga mereka kian bersemangat tanam. Selanjutnya kita akan terus dorong adanya pemerataan pupuk ke petani, terutama pupuk yang bersubsidi," ujar Arief saat meninjau panen padi di Indramayu, bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (13/10), seperti dikutip dari laman resmi Bapanas.


Kebutuhan pupuk nasional memerlukan basis data yang akurat, menurut Arief. Ia pun mendorong volume pupuk agar dapat sesuai untuk menopang akselerasi produksi.

"Data kebutuhan pupuk secara by name by address diperlukan untuk memperlihatkan kebutuhan nasional. Kalau volume pupuknya turun, maka produksi juga akan menurun. Tapi hari ini kita telah sepakat untuk sama-sama meningkatkan produksi. Ini adalah kuncinya," ujar Arief.

Jokowi saat melihat langsung pemanenan padi oleh kelompok tani Jambisari Desa Karanglayung, Indramayu, di lahan seluas 55 hektar, terlihat sangat senang dengan hasil panen yang bagus dengan satu hektar bisa menghasilkan delapan hingga sembilan ton gabah, terutama saat ini harga gabah cukup baik.

"Harga gabahnya sekarang (petani) senang semua. Semua petani senang, tapi ada yang tidak senang, konsumennya. Ini saya lihat ke bawah itu untuk memastikan produksi masih baik, tapi memang turun karena El Nino. Ini masih baik," ujar Jokowi

Presiden lalu meminta masyarakat tetap tenang karena produksi nasional senantiasa terjaga. Ia juga memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog masih tersedia dan cukup.

Arief menjelaskan bahwa Presiden Jokowi memiliki harapan para petani tetap bersemangat, apalagi pemerintah terus berupaya menyalurkan pupuk yang dibutuhkan.

"Harapan Bapak Presiden itu sederhana. Ketika beliau turun lapangan menjumpai petani di sawah, beliau dapat mendengar ungkapan terima kasih dari para petani di sana yang telah mendapatkan pupuk bersubsidi dengan mudah," ungkap Arief.

"Subsidi pupuk harus benar-benar menyasar ke petani yang produktif. Ini untuk selaraskan antara tingkat produksi dan produktivitasnya. Nantinya di hilir, Bapanas siapkan BUMN sektor pangan sebagai offtaker hasil petani, termasuk beras yang dikelola oleh Perum Bulog," kata Arief.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya