Berita

Pemaparan survei Lembaga Riset Publik terkait potensi cawapres 2024/Ist

Politik

Cawapres Prabowo Vs Ganjar, Yusril dan Khofifah Menguat

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 22:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bursa kandidat calon wakil presiden masih dinamis menjelang pendaftaran ke KPU RI pada 19 Oktober 2023 mendatang.

Apalagi dari tiga bakal capres, baru Anies Baswedan yang telah memiliki pendamping, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Sementara untuk bacapres Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo belum ditentukan.

Merujuk survei terbaru Lembaga Riset Publik (LRP), ada empat nama teratas yang banyak dipilih responden cocok menjadi pendamping Prabowo. Mereka adalah Erick Thohir dengan 18,5 persen, Gibran Rakabuming Raka 17,4 persen, Yusril Ihza Mahendra dengan 14,3 persen, dan keempat ada Khofifah Indar Parawansa dengan 10,3 persen.


“Empat nama ini yang saat ini paling banyak dipilih untuk mendampingi Prabowo,” kata Direktur LRP, Muhamad Yunus dalam pemaparan rilis survei di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Dari empat nama teratas, Yusril yang juga Ketua Umum PBB menyedot perhatian karena masuk di antara nama-nama yang sudah banyak disebut menjadi pendamping Prabowo. Yusril bahkan menguat sepekan menjelang tahapan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden.

“Yusril mulai mencuat karena dianggap memiliki kualitas personal yang tidak dipunyai nama lain yang digadang-gadang bakal dampingi Prabowo,” jelas Yunus.

Ada sejumlah keunggulan Yusril hingga masuk ke tiga besar pendamping Prabowo. Mengacu kriteria kualitas, Yusril dinilai positif karena seorang ahli dan praktisi hukum tata negara, tokoh cendikiawan muslim, dan antiintervensi asing.

“Keunggulan ini dianggap sejalan atau melengkapi capres Prabowo yang dipersepsi tegas dan berani,” ujarnya.

Sementara untuk pendamping Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil menjadi yang teratas dengan persentase 18,2 persen. Posisi kedua ada Mahfud MD dengan 17,0 persen.

Sementara posisi ketiga ada Khofifah yang juga masuk sebagai kandidat pendamping Prabowo. Persentase Khofifah bahkan lebih tinggi bersama Ganjar dibanding saat dipasangkan dengan Prabowo.

Bersama Ganjar, Khofifah dipilih 14,3 persen responden.

"Walaupun lebih besar angka dukungan untuk dipasangkan dengan Ganjar, tapi sama-sama difavoritkan,” lanjut Yunus.

Khofifah difavoritkan untuk kedua capres karena merupakan satu-satunya figur berpengalaman dan berprestasi yang merepresentasikan kepentingan perempuan.

Hal itu terlihat dari tiga alasan kuat memilih Khofifah, yaitu karena berpengalaman sebagai Gubernur Jatim, merepresentasikan kepentingan perempuan, dan berkinerja baik.

“Saya kira semua nama yang masuk empat besar bakal cawapres baik untuk Prabowo ataupun Ganjar sama-sama potensial dipilih partai koalisi,” paparnya.

Survei LRP dilakukan pada tanggal 24 September-2 Oktober 2023 dengan mewawancarai 1.200 responden berumur 17 tahun atau lebih atau yang sudah menikah.

Sampel dipilih menggunakan metode multistage random sampling dan terdistribusi secara proporsional di seluruh wilayah populasi. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya