Berita

Relawan Projo sudah punya kriteria bakal capres yang pantas didukung pada Pilpres 2024/RMOL

Politik

Projo Bakal Dukung Capres yang Jadikan Anak Muda Cawapres dan Manut Jokowi

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 18:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kisi-kisi tentang bakal calon presiden (bacapres) yang akan didukung pada Pilpres 2024, diungkap relawan Pro Jokowi (Projo). Salah satu bocorannya: anak muda.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pilpres Projo, Panel Barus, dalam jumpa pers di Metro Coffee Bar, Jalan Tanjung Karang, Kebon Melati, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

"Variabel keterwakilan anak muda punya daya dorong, daya ungkit sendiri, itu tentu yang akan dikalkulasi secara rigid. Tentu semua bertarung ingin menang," ujar Panel.


Dia menjelaskan, Projo menetapkan aspek-aspek dalam menentukan sikap dukungan kepada salah satu capres yang akan berlaga di 2024.

"Dalam pandangan kami, Pemilu 2024 sangat ditentukan tiga variabel," sambungnya.

Aspek pertama dalam memenangkan Pilpres 2024 adalah sosok yang akan mendampingi capres.

"Pertama cawapres. Ini penting untuk daya dorong, daya ungkit. Cawapres ini penting , karena elektabilitas para capres ini rapat-rapat, dan tidak mungkin ada perubahan eksponensial jika tidak ada yang mendorong," ucapnya.

Kemudian aspek kedua, disebutkan Panel, adalah sikap politik Presiden Jokowi. Sebabnya, Projo bakal mengikuti arahan Presiden ketujuh RI yang sudah menjabat dua periode itu.

"Sehingga yang tak kalah penting adalah faktor Pak Jokowi. Approval rating Pak Jokowi di akhir masa jabatan ini tentu akan menjadi faktor kunci juga," tuturnya.

Kemudian aspek ketiga adalah arah dukungan relawan-relawan Jokowi terhadap sosok capres yang potensial memenangkan kontestasi.

"Ini juga sangat ditentukan dari variabel kedua tadi. Jadi ada tiga variabel, dan kami melihat Pemilu 2024 ini adalah pemilunya anak muda," sebut Panel.

"Kenapa? Karena ada 52 persen pemilih milenial dan Gen Z, sehingga dalam pragmatisme pemilu tentu keterwakilan politik anak muda untuk bisa menang jadi sangat penting," pungkas Panel Barus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya