Berita

Ketua Koordinator Aksi Lingkar Pemuda Indonesia, Ilwan Nehe/RMOL

Politik

Lingkar Pemuda Indonesia: Ganjar-Prabowo Bisa Stabilkan Proses Pemilu 2024

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 14:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana menduetkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 masih tetap ada. Salah satunya diapungkan Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) yang meminta PDI Perjuangan mempertimbangkan kembali Ganjar-Prabowo untuk dipasangkan pada Pilpres 2024.

Menurut Ketua Koordinator Aksi Lingkar Pemuda Indonesia, Ilwan Nehe, pasangan Ganjar-Prabowo sempat mendapat respons positif dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Oleh sebab itu, LPI mendesak Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk mengabulkan terwujudnya wacana pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut.

Apalagi, Ganjar juga sempat menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan dua tokoh yang merupakan Capres dalam Pemilu 2024 ini bergabung bersama.


"Ya, tujuan kami mendesak agar Ibu Megawati melakukan komunikasi politik dengan Pak Prabowo Subianto berdasarkan isyarat yang disampaikan oleh Pak Ganjar dan Bu Puan Maharani, yang tidak menutup kemungkinan kedua tokoh ini bersatu di Pilpres 2024 ini,” kata Ilwan Nehe di depan kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Menurut Ilwan Nehe, jika Ganjar dan Prabowo bersatu, akan bisa menstabilkan proses pemilu pada 2024.

"Kita pastinya harus belajar pada pemilu sebelumnya, konflik di akar rumput sangat kuat sekali. Dan kita tidak mau hal itu terulang. Makanya berdasarkan analisis kami dari LPI, Ganjar dan Prabowo bisa menyelesaikan kemungkinan konflik itu,” demikian Ilwan Nehe.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya