Berita

Foto bakal calon presiden Ganjar Pranowo berpelukan dengan Maruarar Sirait/Net

Politik

Ganjar Hapus Foto Bersama Maruarar, Pengamat: Soal Foto Saja Plin Plan

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 04:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hilangnya foto yang merekam momen bakal calon presiden Ganjar Pranowo berpelukan Maruarar Sirait saat acara relawan di Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (8/10), masih menjadi bola panas.

Foto yang sempat diunggah Ganjar di Instagram pada Selasa (10/10), tak lama kemudian hilang. Sementara foto yang sama, masih terpampang di akun Maruarar.

Dalam pandangan pengamat politik Citra Institute, Efriza, hilangnya foto itu selain mempertanyakan independensi diri Ganjar, yang bisa jadi mendapat tekanan untuk menghapus foto itu.


"Itu membuktikan bahwa Ganjar itu tidak punya independensi diri, dia seperti orang yang plin-plan, untuk foto saja tidak bisa melakukan itu,” sambungnya.

Efriza menduga, bisa juga sikap Ganjar dalam hilangnya foto itu, karena memandang sebelah mata Maruarar untuk menarik suara pemilih pada kontestasi Pilpres 2024.

Padahal, sambungnya, Maruarar adalah mantan Ketua Umum Taruna Merah Putih, organisasi sayap PDIP. Pun ayahnya, Sabam Sirait, adalah tokoh senior partai banteng.

"Ini artinya ada fenomena kekhawatiran yang tinggi dari Ganjar, dia menghapus (foto) di media sosialnya, sementara Maruarar ini kan tokoh anak muda dan ayahnya tokoh senior PDIP, jadi tidak sembarangan," katanya.

Efriza mengatakan, jika tak diselesaikan, bukan tidak mungkin hubungan Ganjar dan Maruarar semakin menghangat. Tentu saja, kondisi itu tidak menguntungkan bagi Ganjar yang akan bertarung di Pilpres 2024.

"Tentu ini imbasnya panjang, efek kekecewaannya Ara (Maruarar). Itu membuktikan kalau di PDIP sekarang, Ganjar sempit dukungan dari kawan-kawannya," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya