Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus: Israel Punya Hak Membela Diri, tapi Saya Khawatir dengan Warga Palestina

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Paus Fransiskus menyampaikan keprihatinan atas pertempuran yang terjadi antara Israel dan Hamas yang sudah banyak memakan korban jiwa.

Ketika berbicara di hadapan ribuan orang di Lapangan Santo Petrus pada Rabu (11/10), paus mengatakan Israel memiliki hak untuk membela diri karena diserang terlebih dulu. Tetapi pada saat yang sama, ia juga mengaku khawatir dengan situasi warga Palestina di Gaza yang digempur Israel.

"Itu hak mereka (Israel) yang diserang untuk membela diri, tapi saya sangat khawatir dengan pengepungan total yang dialami warga Palestina di Gaza, di mana banyak juga korban tak berdosa,” ujarnya, seperti dimuat Reuters.


Lebih lanjut, Paus Fransiskus juga mendesak agar Hamas segera membebaskan warga dan tentara Israel yang mereka tawan.

"Saya terus mengikuti apa yang terjadi di Israel dan Palestina dengan rasa sakit dan ketakutan. Begitu banyak orang terbunuh, dan lainnya terluka. Saya berdoa bagi keluarga-keluarga yang melihat hari raya berubah menjadi hari berkabung, dan saya mohon agar sandera segera dibebaskan," tambahnya.

Hamas meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai Operasi Badai Al Aqsa pada Sabtu (7/10), dengan menembakkan ribuan roket ke wilayah Israel. Kemudian Israel melancarkan serangan balasan dengan menggempur dan mengepung Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan sedikitnya 950 orang tewas dan 5.000 lainnya luka-luka. Sementara militer Israel mengatakan jumlah korban tewas di Israel telah mencapai 1.200 orang dan lebih dari 2.700 orang terluka.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya