Berita

(Kiri ke kanan) Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, dan Ketua Umum Hubungan Internasional PP Muhammadiyah Syafiq A. Mugni saat konferensi pers tentang konflik Israel-Palestina di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu, 11 Oktober 2023/RMOL

Dunia

Muhammadiyah: Jangan Terprovokasi, Masyarakat Harus Sikapi Konflik Israel-Palestina Secara Rasional

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 15:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kampanye disinformasi kerap terjadi khususnya di tengah situasi perang di wilayah Israel dan Palestina baru-baru ini. Banyak oknum yang memanfaatkan konflik tersebut untuk kepentingan politik tertentu yang berpotensi menimbulkan masalah di dalam negeri.

Oleh sebab itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengimbau masyarakat Indonesia agar lebih rasional dalam menyikapi perkembangan situasi di Israel dan Palestina.

"Mengimbau kepada semua pihak tanah air untuk menyikapi perang Israel-Palestina dengan rasional dan arif, serta tidak terprovokasi oleh berbagai informasi provokatif, hoaks, dan menyesatkan," kata Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti dalam konferensi pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (11/10).


Kepada pemerintah, Sekjen Muhammadiyah itu meminta agar Indonesia lebih aktif lagi dalam memperjuangkan perdamaian dan kemerdekaan di Palestina melalui jaringan internasional yang dimiliki.

"Meminta kepada pemerintah indonesia untuk lebih proaktif dan memperkuat langkah-langkah maju yang telah dilakukan selama ini dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui PBB, OKI dan jalur jalur lainnya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu'ti juga menyerukan kepada umat Islam untuk memanjatkan doa dan shalat ghaib bagi kaum Muslimin yang menjadi korban perang serta memohon kepada Allah agar perang segera berakhir dan masyarakat dunia hidup damai dan sejahtera.

Muhammadiyah sendiri, kata Mu'ti, terus mengikuti perkembangan perang dan senantiasa mendukung perjuangan Palestina serta bersiap mengirimkan bantuan dan relawan kemanusiaan ke sana.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya