Berita

Israel/Net

Dunia

Empat Warga Rusia Tewas dan Enam Hilang dalam Perang Israel-Hamas

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban warga asing dalam perang antara Hamas dan Israel terus berjatuhan, termasuk empat warga Rusia yang dipastikan tewas sementara enam lainnya dinyatakan hilang.

Kedutaan Rusia di Tel Aviv mengonfirmasi kabar tersebut pada Selasa (10/10). Diduga, korban merupakan bagian dari warga asing yang sedang menghadiri festival musik di dekat perbatasan Israel dengan Gaza ketika Hamas menembakkan ribuan roket pada Sabtu.

“Menurut informasi terbaru dari pihak Israel, hingga pukul 17.00 tanggal 10 Oktober, empat warga negara Rusia – yang juga memiliki kewarganegaraan Israel – tercatat tewas,” kata juru bicara kedutaan kepada RIA Novosti, seperti dimuat RT.


Jumlah yang diperbarui ini merupakan peningkatan dari laporan tidak resmi pada Senin malam, yang mengindikasikan satu orang tewas dan empat orang Rusia hilang.

Hamas, kelompok militan Palestina yang menguasai sebagian besar Gaza, melancarkan Operasi Badai Al Aqsa pada Sabtu, menembakkan roket dan mengirim pasukan komando jauh ke wilayah Israel.

Salah satu target pertama para militan adalah Nova Festival, sebuah pesta yang diadakan di gurun pasir di luar Gaza. Banyak orang asing atau warga negara ganda di festival tersebut dibunuh atau ditawan.

Setidaknya 11 orang Amerika termasuk di antara mereka yang tewas, termasuk banyak warga negara ganda, kata Gedung Putih pada Senin.

Sepuluh warga negara Nepal juga dilaporkan tewas dalam serangan Hamas di Kibbutz Alumim, empat orang terluka dan dirawat di Tel Aviv, sementara satu orang masih hilang, kata kedutaan Nepal.

Argentina melaporkan tujuh warga negaranya tewas dan 15 lainnya masih hilang. Prancis juga mengonfirmasi dua warganya tewas dan seorang anak berusia 12 tahun termasuk di antara 14 orang yang masih hilang dan kemungkinan besar diculik, menurut kementerian luar negeri di Paris.

Austria, Brasil, Kamboja, Kanada, Chili, Kolombia, Jerman, Irlandia, Italia, Meksiko, Panama, Paraguay, Peru, Filipina, Tanzania, Thailand, Inggris, dan Ukraina melaporkan setidaknya satu warga negara mereka termasuk di antara korban atau hilang.

Israel sendiri telah menanggapi serangan Hamas dengan melancarkan serangan udara terhadap Gaza. Hingga Selasa sore, tercatat sedikitnya 900 orang tewas dan 2.600 orang luka-luka.

Pihak berwenang Palestina di Gaza menghitung sedikitnya 830 orang tewas dan 4.250 lainnya luka-luka sejak pecahnya konflik terbaru.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya