Berita

Lira Turkiye/Net

Bisnis

Pasar Keuangan Turkiye Goyah di Tengah Kekhawatiran Konflik Israel-Gaza

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gejolak perekonomian menimpa pasar keuangan Turkiye di tengah kehati-hatian atas konflik militer Israel-Gaza yang sedang berlangsung.

Pada perdagangan Senin (9/10) Mata uang Turki kehilangan 0,43 persen nilainya terhadap dolar AS, menjadi 27,7 lira Turki per dolar pada pukul 11.00 waktu setempat.

Pembukaan Bursa Efek Istanbul, Indeks BIST-100 acuan Turkiye juga turun menjadi 8.300,69 poin, dengan penurunan 1,94 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.


Analis di stasiun penyiaran Ekoturk pada Senin (9/10), Murat Tufan mengatakan eskalasi di Timur Tengah telah memperburuk pasar Turkiye yang sudah sudah sangat rapuh di tengah peningkatan inflasi dan depresiasi lira.

"Stuasinya menjadi lebih rumit, terbebani oleh konflik Israel-Gaza terbaru. Pasar tidak siap. Akibatnya, pasar saham Turki mengalami penjualan lebih dari 2 persen pada siang hari, dan dolar naik," ungkapnya, seperti dimuat Xinhua.

Tufan juga memperkirakan bahwa harga minyak bisa naik antara 5 dan 10 persen jika konflik tersebut berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

"Hal ini (kenaikan harga minyak) akan menimbulkan kesulitan bagi bank sentral dunia dan Turki pada khususnya," kata Tufan.

Lebih jauh, Tufan juga menjelaskan, jika harga minyak naik maka Federal Reserve AS terpaksa menaikkan suku bunga.

Namun kondisi ini justru dinilai akan semakin membebani negara yang menggunakan cadangan dolar seperti Turkiye.

"Kenaikan suku bunga AS, biaya pinjaman mereka akan semakin meningkat dan ini akan membuat pasar saham Turki lebih sensitif terhadap inflasi," paparnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya