Berita

Penerima Nobel Ekonomi 2023, Claudia Goldin/Net

Global

Pejuang Hak Pekerja Perempuan, Claudia Goldin Dianugrahi Nobel Ekonomi

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 12:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Atas kontribusi penelitiannya tentang pendapatan dan pekerjaan perempuan, seorang profesor Universitas Harvard, Claudia Goldin mendapat penghargaan Nobel di bidang ekonomi pada Senin (9/10).

Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia menyebut Goldin pantas mendapat Nobel karena berhasil menunjukkan penyebab utama kesenjangan gender di pasar tenaga kerja.

Setelah menganalisis data pekerja Amerika Serikat dalam kurun 200 tahun, Goldin menemukan sebagian besar kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan terjadi karena adanya perbedaan dalam pendidikan dan pekerjaan.


Selain itu, dalam penelitiannya, Goldin juga menyoroti bahwa kesenjangan itu semakin nampak jelas setelah anak pertama lahir.

Ketua Panitian Nobel Ekonomi, Jakob Svensson mengatakan pemahaman terhadap peran perempuan di pasar tenaga kerja sangat penting bagi masyarakat.

"Berkat penelitian inovatif Claudia Goldin, kami sekarang mengetahui lebih banyak tentang faktor-faktor yang mendasarinya dan hambatan apa yang mungkin perlu diatasi di masa depan," ujarnya, seperti dimuat CNN Business.

Lahir pada tahun 1946 di New York, Goldin adalah perempuan ketiga yang memenangkan hadiah Nobel bidang ekonomi.

Beliau merupakan Profesor Ekonomi Henry Lee di Universitas Harvard dan salah satu direktur kelompok kerja Gender dalam Ekonomi di Biro Riset Ekonomi Nasional AS.

Goldin menjadi terkenal karena tulisannya tentang sejarah perempuan dalam perekonomian AS.

Berbeda dengan penghargaan di bidang fisika, kimia, kedokteran, sastra, dan perdamaian, penghargaan Nobel ekonomi ini tidak dilembagakan oleh industrialis Swedia tetapi oleh bank sentral Swedia sejak tahun 1968.

Tahun lalu, Nobel ekonomi diberikan pada mantan Gubernur Federal Reserve AS, Ben Bernanke dan dua rekan ekonom Amerika, Douglas Diamond dan Philip Dybvig atas penelitian mereka tahun 1980-an tentang pandangan terhadap sistem perbankan modern.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya