Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Biden Konfirmasi 11 Warga AS Tewas di Israel, Pentagon: Hamas Lakukan Kebiadaban Setara ISIS

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan terbaru mengenai warganya yang terjebak di tengah peperangan antara Hamas dan Israel.

Berbicara Senin (9/10) waktu Washington, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa warganya kemungkinan besar disandera oleh kelompok militan Palestina Hamas setelah serangan mendadak mereka terhadap Israel, dan setidaknya 11 warga AS tewas dalam serangan itu.

Biden mengatakan bahwa Washington, yang telah memindahkan kapal induknya lebih dekat ke Israel sebagai bentuk dukungan, bekerja sama dengan sekutu utamanya dalam upaya untuk memulihkan para sandera setelah serangan tersebut.


“Sedihnya, kita sekarang mengetahui bahwa setidaknya 11 warga negara Amerika termasuk di antara mereka yang terbunuh – banyak di antaranya telah menetap di Israel,” kata Biden dalam sebuah pernyataan setelah bertemu dengan tim keamanan nasionalnya di Gedung Putih, seperti dimuat AFP, Selasa (10/10).

“Meskipun kami masih berupaya untuk memastikannya, kami yakin kemungkinan besar warga Amerika termasuk di antara mereka yang ditahan oleh Hamas,” tambahnya.

Sementara itu juru bicara Departemen Luar Negeri Matt Miller mengatakan kepada CNN bahwa pihak berwenang AS menjalin kontak dekat dengan pemerintah Israel dan keluarga mereka yang terkena dampak serangan itu.

Hamas menyeret sekitar 150 sandera dalam serangan akhir pekannya di Israel selatan dari Gaza, sebuah serangan yang menurut pejabat senior pertahanan AS melibatkan kebiadaban setingkat ISIS.

Kelompok militan juga telah mengancam akan membunuh para sandera jika serangan udara balasan Israel terus menargetkan warga Gaza tanpa peringatan.

Ancaman tersebut muncul setelah Israel memberlakukan pengepungan total di Jalur Gaza, memutus pasokan air, yang memicu kekhawatiran PBB akan situasi kemanusiaan yang semakin mengerikan.

Seorang pejabat senior pertahanan Amerika menanggapi dengan mengatakan pada Senin bahwa para sandera adalah subjek dari interaksi yang intens dengan Israel.

“Ada pembicaraan terus-menerus antara pemerintah AS dengan seluruh mitra Israel kami mengenai situasi sandera yang ditahan Hamas di Gaza,” kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan.

Pejabat AS itu juga menyamakan serangan Hamas dengan kebrutalan kelompok jihad Negara Islam atau ISIS.

“Ini adalah kebiadaban setingkat ISIS yang kami lihat dilakukan terhadap warga sipil Israel – rumah-rumah dibakar, pemuda dibantai di festival musik,” kata pejabat itu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya