Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Di Forum Inggris, Gubernur BI Ungkap Alasan Indonesia Cocok Jadi Tempat Investasi

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 16:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk menarik minat para investor Inggris, Gubernur BI Perry Warjiyo buka-bukaan soal keunggulan Indonesia sebagai tempat investasi yang menjanjikan.

Mengutip laman BI pada Senin (9/10), Perry mengatakan ada lima alasan mengapa Indonesia cocok dipilih oleh investor Inggris.

Pertama, ekonomi Indonesia yang stabil. Kedua, pertumbuhan yang tinggi. Ketiga, reformasi struktural yang terus berlangsung. Keempat, akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan. Kelima adalah pengembangan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.


Hal itu disampaikan Perry dalam Indonesia Investment Forum (IIF) di London, Inggris pada 5 Oktober 2023.

Menurut Perry, sangat penting bagi Inggris untuk terus menjalin hubungan kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Terlebih negara Eropa itu merupakan mitra dagang terbesar kelima RI.

"Sebagai investor pada sektor agrikultur-perikanan, konstruksi, tekstil, pertambangan, dan hotel-restoran di Indonesia, Britania Raya perlu terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia," kata Perry.

Gubernur BI juga menyoroti peluang kerjasama baru di  sektor pariwisata yang dapat ikut mengangkat sektor UMKM.

Pada IIF London, terdapat business matching dengan investor untuk 6 proyek clean and clear(CnC) Indonesia yang terpilih melalui proses kurasi Bank Indonesia bersama IIPC dan Bank Mandiri London untuk ditawarkan kepada investor di London.

Keenam proyek terpilih tersebut bergerak di sektor energi terbarukan, manufaktur, kawasan industri, dan infrastruktur.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya