Berita

Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Idris Laena/Net

Politik

Golkar Beberkan 4 Alasan Prabowo Layak Pilih Cawapres Airlangga

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 12:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Idris Laena menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tetap akan didorong menjadi calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto. Menurutnya, keputusan mengajukan Airlangga untuk maju di pemilihan presiden, merupakan amanat Munas, Rapimnas, dan Rakernas partai.

"Ada empat alasan yang patut menjadi pertimbangan Prabowo Subianto dalam menentukan bakal calon wapresnya, dan Keempatnya ada pada sosok Airlangga Hartarto," kata Idris melalui siaran persnya, Senin (9/10).

Idris mengatakan, berdasarkan hasil survei beberapa lembaga survei menunjukkan bahwa elektabilitas duet Prabowo-Airlangga termasuk sangat tinggi jika dibandingkan dengan bakal calon wakil presiden lainnya.


Alasan kedua adalah, Partai Golkar merupakan pemilik kursi terbanyak, sehungga pantas Ketua Umum Airlangga Hartarto dijadikan bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo.

Ketiga, lanjut Idris, Partai Golkar sebagai partai besar tentu memiliki kader tradisional yang konkret mendukung jika Airlangga menjadi bakal calon wakil presiden.

"Seperti yang terjadi pada dua kali pencalonan Jusuf Kalla Sebagai calon wakil presiden. Saya yakin akan linier dengan perolehan suara Golkar," kata Idris.

Terakhir, sambung Idris, isu terbesar pada Pemilu 2024 adalah soal ekonomi. Artinya, sebagai Menko Perekonomian tentunya Airlangga sangat berpengalaman di bidang ekonomi, dan hal ini sudah dirasakan di era Pemerintahan Joko Widodo.

"Dikhawatirkan jika cawapres yang diusung Koalisi Indonesia Maju bukan Airlangga Hartarto, maka kader Partai Golkar tidak solid 100 persen mendukung pencapresan Prabowo," demikian Idris.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya