Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Anjlok dalam Tujuh Bulan

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 09:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejak Maret, pergerakan harga minyak mentah dunia terus mencatat rekor penurunan mingguan.

Akhir pekan lalu, minyak mentah berjangka Brent mencatat penurunan harga sekitar 11 persen dan West Texas Intermediate (WTI) AS turun lebih dari 8 persen.

Mengutip CNBC pada Senin (9/10), penurunan harga minyak dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya adalah pencabutan sebagian larangan ekspor bahan bakar Rusia.

Menurut analis SEB Bjarne Schieldrop, kebijakan tersebut semakin menambah kekhawatiran permintaan akibat hambatan makroekonomi.

“Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global dan permintaan minyak ke depan adalah inti dari aksi jual,” ujarnya.

Kendati demikian, Rusia tetap kukuh bahwa perusahaan masih harus menjual minimal 50 persen produksi solarnya ke pasar dalam negeri.

Selain itu, para analis ING juga menilai bahwa sentimen ekonomi AS ikut mempengaruhi penurunan harga minyak jangka pendek.

Mereka memperingatkan tentang dampak sentimen masyarakat pada kenaikan dolar AS dan peningkatan suku bunga tahun ini.

"Penguatan dolar AS biasanya berdampak negatif terhadap permintaan minyak, sehingga membuat komoditas tersebut relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya," bunyi laporan tersebut.

Di sisi lain, peningkatan arus mobilisasi warga China justru memberikan dukungan kuat pada harga minyak.

Menurut kantor berita Xinhua, perjalanan liburan pertengahan musim gugur dan Hari Nasional di China meningkat 71,3 persen pada tahun ini dan 4,1 persen dibandingkan tahun 2019 menjadi 826 juta perjalanan.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Karyawan Umbar Kesombongan Ejek Pasien BPJS, PT Timah Minta Maaf

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:37

Sugiat Santoso Apresiasi Sikap Tegas Menteri Imipas Pecat Pelaku Pungli WN China

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:30

KPK Pastikan Tidak Ada Benturan dengan Kortastipikor Polri dalam Penanganan Korupsi LPEI

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:27

Tabung Gas 3 Kg Langka, DPR Kehilangan Suara?

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:10

Ken Martin Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat, Siap Lawan Trump

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:46

Bukan Main, Indonesia Punya Dua Ibukota Langganan Banjir

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:45

Larangan LPG di Pengecer Kebijakan Sangat Tidak Populis

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:19

Smart City IKN Selesai di Laptop Mulyono

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:59

Salah Memutus Status Lahan Berisiko Besar Buat Rakyat

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:45

Hamas Sebut Rencana Relokasi Trump Absurd dan Tidak Penting

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:26

Selengkapnya