Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Jelang Pilpres AS 2024, Republik Salahkan Biden Atas Serangan Hamas ke Israel

MINGGU, 08 OKTOBER 2023 | 23:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan kejut kelompok Hamas ke Israel pada Sabtu (7/10) menjadi ladang kritik bagi Partai Republik Amerika Serikat (AS) terhadap pemerintahan yang dipimpin Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat.

Menurut Republik, serangan Hamas yang disebut sebagai Operasi Badai Al Aqsa bisa terjadi lantaran Biden yang terlalu lembek pada Iran. Mengingat Teheran merupakan pendukung Hamas.

Kritik paling keras disampaikan oleh mantan presiden sekaligus kandidat capres untuk Pilpres 2024, Donald Trump.


“Invasi teroris Hamas ke wilayah Israel dan pembunuhan tentara Israel hari ini serta pembunuhan brutal terhadap warga negara adalah tindakan kebiadaban yang harus dan akan dihancurkan,” kata Trump saat tampil di Waterloo, Iowa pada Sabtu.

Trump mengatakan Iran telah memberikan dukungan pada Hamas untuk melancarkan serangan tersebut. Dukungan itu bisa digelontorkan lantaran AS telah mencairkan dana 6 miliar dolar AS yang dibekukan karena sanksi.

Meski begitu, Associated Press yang mengutip para pejabat AS mengatakan pemerintahan Biden belum melakukan transfer dana tersebut.

"Dolar pembayar pajak Amerika membantu mendanai serangan-serangan ini,” ucap Trump.

Lebih lanjut, Trump menyindir pemerintahan Biden yang ia nilai lemah dan tidak efektif. Ia juga menyebut Biden telah mengkhianati israel.

"Agresi seperti itu tidak akan pernah terjadi pada (pemerintahan) saya," tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya