Berita

Tiga calon presiden yang diperkirakan bakal bersaing pada Pilpres 2024/Net

Politik

Sejak Gaet Cak Imin Cawapres, Poltracking: Elektabilitas Anies Menanjak

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat elektabilitas (keterpilihan) Anies Baswedan, berdasar catatan lembaga survei Poltracking Indonesia, menanjak, setelah menggandeng Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai calon wakil presiden.

"Kita tahu, satu atau dua hari sebelum pengambilan data, ada deklarasi Cawapres Anies Baswedan. Dan data survei merekam itu, kemudian elektabilitas mengalami kenaikan," kata Direktur Riset Poltracking, Arya Budi, dalam jumpa pers virtual, Sabtu (7/10).

Menurutnya, hasil survei pada medio 2 hingga 9 September 2023, elektabilitas Anies lebih tinggi dibanding dua bakal calon presiden lainnya, Prabowo Subianto dan dan Ganjar Pranowo.


"Yang berbeda (dalam survei Poltracking) September ini, rata-rata keterpilihan Capres-Cawapres pada masa menjelang pendaftaran ke KPU ini mengalami kenaikan. Anies rebound lagi, setelah survei terakhir Juli lalu," katanya.

"Kenaikan elektabilitas Prabowo juga mengalami kenaikan, sedikit lebih besar dari Ganjar yang juga mengalami kenaikan," tambah Arya.

Berdasar survei Poltracking, besaran persentase kenaikan elektabilitas Anies lebih tinggi 3 persen, sedang Prabowo dan Ganjar hanya mencatat kenaikan sekitar 1 persen.

"Prabowo kenaikannya ada di kisaran 1,4 persen, Ganjar naik di angka 1,1, sedang Anies Baswedan lumayan signifikan, yakni di angka 4 persen atau lebih," rincinya.

Kenaikan itu merupakan hasil perbandingan survei Poltracking pada Juli 2023, di mana elektabilitas Anies dari 15,3 persen menjadi 19,9 persen pada September.

Sementara elektabilitas Prabowo pada Juli 2023 tercatat sebesar 37,5 persen, pada September menjadi 38,9 persen. Sementara Ganjar, pada Juli sebesar 35,9 persen, berubah menjadi 37 persen di September.

Poltracking menggunakan metode stratified multistage random sampling, melibatkan 1.220 pemilih dari seluruh provinsi di Indonesia.

Sedang tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen, dengan margin of error sebesar 2,9 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya