Berita

Konferensi pers Pameran AllPack Indonesia, AllPrint Indonesia 2023. Foto/Istimewa

Bisnis

Kemenperin: Gara-gara Kemasan, Produk UMKM Bisa Kalah Saing

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 09:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemasan merupakan hal penting bagi suatu produk. Selain menjadi daya tarik juga melindungi produk di dalamnya.

Khususnya untuk produk pangan, kemasan dapat mencegah atau mengurangi kerusakan serta melindungi produk yang ada di dalamnya dari pencemaran atau gangguan fisik, seperti gesekan, benturan, atau getaran.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Reni Yanita mengakui kemasan produk industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia masih harus dibenahi. Tak jarang, kemasan yang kurang menarik menjadi persoalan dalam bersaing dengan industri besar yang memiliki desain lebih baik dan biaya lebih efisien.
 

 
"Kita punya sumber daya alam luar biasa tapi dalam kemasan masih tertinggal dibanding negara tetangga kita. Ini tantangan, gimana produk domestik menang soal harga, desain dan kemasan," kata Reni dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/10).

Industri Kecil Menengah (IKM) terkait erat dengan kemasan terutama bagi pelaku usaha industri makanan minuman.

"Packaging (kemasan) itu penting jadi kita harus perbaiki packaging, brandingnya, dan warna tulisan sehingga ketika masuk pasar barang tersebut enak diliat dan enak dijual," kata Reni.

Reni berharap Pameran AllPack Indonesia dan Pameran AllPrint Indonesia 2023 yang keduanya digelar pada 11 Oktober mendatang di JI-Expo Kemayoran menjadi wadah komunikasi bagi pelaku UMKM yang terlibat. Pameran akan berlangsung hingga 24 Oktober 2023.

Pameran ALLPack Indonesia 2023 adalah pameran ke 22 dalam bidang teknologi pengolahan dan pengemasan. Sedangkan Pameran AllPrint Indonesia 2023 adalah pameran ke 24 teknologi pencetakan, peralatan dan suplai mesin yang digelar Krista Exhibitions.

Dalam konferensi pers yang berlangsung Jumat, Chief Executive Officer Krista Exhibitions Daud Salim menyebut ajang ini untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada konsumen secara luas dan menjadi sarana untuk mencari rekan bisnis, baik investor, supplier, distributor dan lainnya. Pameran ini juga bakal menghubungkan lebih dari 1100 perusahaan.

Peserta pameran tahun ini diperkirakan berasal dari 19 negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Vietnam, Korea Selatan, India, Jerman, Perancis, Italia, China, Austria, India, Indonesia, Taiwan, Thailand, Inggris, Australia, Kanada dan AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya