Berita

Bakal capres Prabowo Subianto bersama Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Gerindra Harus Lebih Cermat Kalau Tak Mau Dua Kali Ditinggal Anggota Koalisi

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 18:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Gerindra diminta untuk berpikir cermat agar tidak kehilangan anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk kedua kalinya.

Saran ini disampaikan analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/10).

"Gerindra saya kira harus berpikir cermat, jangan sampai kemudian dua kali ditinggalkan oleh mitra yang sangat strategis. Pertama ditinggalkan PKB, yang kedua ditinggalkan Golkar," kata Dedi.


Dedi menambahkan, jika Gerindra mengulur waktu, kemudian di akhir nanti keputusannya antiklimaks tidak menentukan cawapres lebih cepat, maka akan direbut suaranya oleh kubu Anies-Muhaimin.

"Mau tidak mau Gerindra harus berpikir cepat dengan mengusung Prabowo-Airlangga. Dua tokoh ini, tidak punya masalah dari sisi hubungan politik, maupun dari sisi kapasitas," katanya.

Dedi menilai Airlangga tokoh yang paling pas mendampingi Prabowo dan mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo.

"Airlangga Hartarto adalah tokoh posisinya tepat, kenapa? Dari sisi kapasitas dia bagus. Dari sisi politik Airlangga Hartarto mendapat restu dari Presiden Joko Widodo. Jadi tidak ada yang perlu ditunggu atau diragukan Prabowo untuk pengusungan Prabowo-Airlangga Hartarto ini," tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya